kaulah ..
pesona dalam tatapan nanartak terkoyak oleh hembusan angin
membias dalam elok sanubari
naluri mengikuti
meski tak mungkin menepi
gelora jiwa masih tersandar
atas rerintihan kalbu
membisik atas impian
harapan alunkan langkahku
kan trus ku dendangkan waktu
agar mata melihat
kaulah anganku ..
No comments:
Post a Comment