Wednesday, December 11, 2013
haloo pembaca...
untuk pertama kalinya saya akan menyapa kalian. haihai *sokImut*.
hadirin.. sebenarnya entahlah. saya merasa bingung dgn apa yg akan saya tulis disini. tapi saya muak dgn kehidupan diluar dunia maya yg penuh fatamorgana. tapi saya merasa lebih muak dgn kehidupan didalam dunia maya, terlalu banyak ciptaan tuhan yg hiperbola dalam mengekspresikan hidupnya atau dalam bahasa saya biasa disebut lebay. mungkin mereka merasa gaul ketika sudah nulis dgn font besar kecil di sosmed atau sudah merasa gaul ketika sudah bisa nulis sambil marah2. hmffhh!!. dan lebih gilanya lagi, tidak sedikit bocah ingusan yg mosting foto jorok. saya cuma bisa ngelus paha, eh ngelus dada.dunia manapun memang seolah sudah gila, ah seandainya saya bisa jadi presiden disemua negara, pasti saya makmurkan rakyat dan saya luruskan manfaat teknologinya *seketikaMengkhayal* (catat!! saya hanya mengkhayal dan sayapun tdk yakin dgn imajinasi saya, hendaknya pembaca menyaring ulang khayalan yg saya tawarkan). sebagai sosok manusia yg terlahir imut seperti saya ini, saya yakin tidaklah sulit untuk menghasut dunia untuk mencintai saya lebih dalam lagi, lebih dalam lagi *EfekUyaKuya*. menurut saya, menjadi presiden sebenarnya tidaklah sesulit seperti yg selama ini kita bayangkan. tergantung bagaimana kita mengimajinasikannya saja~. hoho. tapi entahlah, kadang hidup memang sering menyalahi aturan. seperti pocong misalnya, aturannya kan pocong tu diem dan standby aja ditanah. tapi kebanyakan pocong gasuka nggak doing nothing jadi mereka rela jalan2 dan ikut casting supaya up to date dan bisa jadi artis. hissh!! mereka memang sok artis *sirikDikit*. tapi saya heran, bagaimana seekor pocong bisa berakting sedemikian unyunya? (Lihat film : pocong juga pocong, dan sejenisnya). entahlah. mungkin didunia pocong ada semacam les privat untuk jadi artis. sebenernya, berdasarkan cermin, saya sama pocong itu imutan saya. tapi kenapa kok sutradara tidak pernah mengilhami saya untuk main di filmnya. oh mungkin karena saya terlalu imut sehingga kamera di pixel mereka tidak mampu mencetak kapasitas keimutan saya. aduuh, kok jadi ngelantur sih. saya kan disini cuma mau nyapa pembaca. baiklah, saya hanya menyapa disini. dadadaaaa~
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment